Opinion
Sebuah Opini yang muncul dari sesuatu yang tak pernah terpikirkan sebelumnya
Translate
Minggu, 06 Februari 2022
Selasa, 05 Juli 2016
Kisah Pemuda Mencari Jodohnya
Bicara soal jodoh pasti akan banyak pertanyaan dan anggapan akan hal ini, banyak yang bertanya seperti, sebenarny jodohku siapa? kapan saya dipertemukan jodoh saya? kok sampai sekarang saya masih sendiri sebenarnya punya jodoh apa enggak ? dan banyak lagi orang bertanya,
Buat kamu yang sudah memasuki usia siap dan matang untuk menikah pasti punya keinginan yang kuat dan ego yang tinggi untuk mencari jodoh yang terbaik dan sempurna dengan kriteria yang perfect, Jodoh itu memang rahasia Allah gan, penuh dengan misteri tak ada satu orangpun yang mengetahuinya bahkan malaikatpun tak mengetahuinya, dan setiap orang pasti menginginkan mendapat jodoh yang terbaik untuk menjadi pasangan hidupnya tapi ingat para agan-agan saudara-saudaraku tidak ada manusia yang sempurna yang perfect setiap manusia pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing dan hanya Alloh yang mengetahui yang terbaik buat hambanya, karena menurut kita itu pilihan yang terbaik buat kita belum tentu itu baik bagi Alloh dan sekali lagi itu rahasia Alloh dan berikut ini saya akan bercerita tentang sebuah kisah perjalanan seorang pemuda dalam mencari jodohnya semoga bisa diambil hikmahnya dan diambil pelajaran hidup buat kita oke deh biar gak penasaran simak kisahnya baik-baik gan,
Seorang pemuda yang tinggal di suatu daerah sedang dalam masa mencari jodoh atau pasangan hidup yang terbaik buat hidupnya kelak, dia adalah seorang pemuda sukses yang karirnya sudah mapan, dia memiliki keinginan untuk mempunyai pasangan hidup yang cantik, pintar sholehah dan jago memasak karena menurut dia itulah pujaan hatinya.
Pemuda tersebut gencar sekali mencari gadis yang sesuai dengan keinginannya di daerahnya untuk segera dipersunting menjadi istrinya. Setelah berlalu beberapa waktu dia berkenalan dengan seorang gadis yang cantik baik dari segi paras dan fisiknya, pasti membuat setiap lelaki jatuh cinta olehnya pada pandangan pertama, namun setelah menjalin perkenalan beberapa minggu kemudian diapun ternyata mengurungkan niatnya untuk menikahinya dengan alasan si gadis ternyata tidak jago memasak dan akhirnya pemuda itu pergi meninggalkannya. Karena menurutnya gadis itu belum mencukupi kriterianya yang sempurna buatnya walaupun memiliki paras yang cantik dan jelita.
Pemuda tersebut melanjutkan pencarian jodohnya, dan tak berselang waktu lama pemuda tersebut mendapatkan kenalan gadis lagi, kali ini lebih cantik dari sebelumnya dan kali ini gadis ini benar - benar jago memasak yang benar-benar lezat sekali pokok masakannya yang terbaik dan tak ada yang menyaingi sekelas resto terkenal di daerahnya sekalipun, Namun hal yang sama terulang lagi, pemuda tersebut membatalkan untuk melanjutkan ke hubungan yang lebih serius yaitu menikahinya kali ini dengan alasan karena pendidikannya yang tidak tamat SMA, dia hanya tahu cara memasak yang enak, akhirnya pemuda itu meninggalkannya karena menurut dia gadis itu kurang cerdas, dia akan malu pada keluarganya jika memiliki istri yang bodoh.
Pemuda tersebut akhirnya melanjutkan pencarian jodohnya, beberapa bulan kemudian dia mendapat kenalan kali ini menurut dia yang paling sempurna di matanya, dia cantik sekali dan bisa jago memasak enak sekali tak kalah enak dengan chef restoran hotel bintang lima bahkan gadis ini berkarir dan sukses dengan bisnis restonya, selain itu diapun sangat cerdas lulusan magister management dari Harvard University di Amerika Serikat dan wawasannya begitu luas, komunikasinya begitu baik dengan orang berbagai kelas begitu hebat, dan dia yakin kali ini dengan si gadis itu, tapi setelah mengenal beberapa minggu kemudian ternyata gadis ini memiliki kebiasaan yang buruk, suka dugem dan mabuk-mabukkan apalagi kalo ada masalah dengan bisnisnya, dia begitu liar. Pemuda ini pun mengurungkan niatnya sekali lagi karena menurut dia, dia bukan gadis yang baik untuk dia dan anak-anaknya kelak dan apabila keluarganya tahu kebiasaan buruk gadis tersebut pasti sangat membuat kecewa keluarga pemuda tersebut, meskipun gadis ini cantik jelita jago memasak dan cerdas pemuda ini tetap bersikeras membatalkan niatnya untuk menikahinya.
Kali ini pemuda tersebut sedikit hampir merasa berputus asa untuk memenuhi keinginannya, tapi terus melanjutkan pencarian gadis idamannya, dan tak sengaja di suatu ketika dia berkenalan dengan seorang gadis kali ini benar-benar yang terbaik menurutnya karena pemuda tersebut tahu kalo gadis itu adalah anak salah satu ustad di daerahnya yang cukup terkenal diapun lulusan Universitas Al-Azhar di Mesir, pasti sangat cerdas apalagi ilmu agamanya, selain dia juga cantik ternyata gadis itu jago memasak juga, diapun merasa yakin bahwa gadis itu adalah pilihannya dan jodoh yang terbaik buatnya, tapi selang beberapa waktu kemudian pemuda itu tahu bahwa gadis itu sudah memiliki kriterianya sendiri yang sesama teman alumni waktu pendidikannya dulu di Mesir, dan pemuda tersebut ternyata hanya dianggap sebagai teman oleh gadis itu, akhirnya pemuda tersebut batal lagi untuk memenuhi keinginnannya.
Kali ini pemuda tersebut sedikit hampir merasa berputus asa untuk memenuhi keinginannya, tapi terus melanjutkan pencarian gadis idamannya, dan tak sengaja di suatu ketika dia berkenalan dengan seorang gadis kali ini benar-benar yang terbaik menurutnya karena pemuda tersebut tahu kalo gadis itu adalah anak salah satu ustad di daerahnya yang cukup terkenal diapun lulusan Universitas Al-Azhar di Mesir, pasti sangat cerdas apalagi ilmu agamanya, selain dia juga cantik ternyata gadis itu jago memasak juga, diapun merasa yakin bahwa gadis itu adalah pilihannya dan jodoh yang terbaik buatnya, tapi selang beberapa waktu kemudian pemuda itu tahu bahwa gadis itu sudah memiliki kriterianya sendiri yang sesama teman alumni waktu pendidikannya dulu di Mesir, dan pemuda tersebut ternyata hanya dianggap sebagai teman oleh gadis itu, akhirnya pemuda tersebut batal lagi untuk memenuhi keinginnannya.
Semoga kisah diatas menjadi inspirasi dan pelajaran hidup buat kita semua untuk diambil hikmahnya dan sekali lagi jodoh itu rahasia Alloh dan tak ada manusia yang sempurna, sekian jika ada kisah yang sama ataupun kata-kata yang menyinggung perasaan saya mohon maaf gan, semoga bermanfaat aminn.
Selasa, 14 Juni 2016
I Look I Doing : Part 2 - Bagaikan di Telan Bumi (JPS)
Awalnya begitu indah yang kurasakan, rasa yang tak pernah kurasakan sebelumnya, kau hadir disaat yang tepat, disaat hatiku yang remuk, hadirmu sejukkan jiwa dan ragaku, kau sungguh berbeda dari seribu wanita yang pernah kutemui, aku tak mengerti mengapa aku merasakan hal yang demikian tapi itulah yang benar-benar kurasakan dan tak bisa kuandaikan dengan hal apapun di dunia ini, kau terus oleskan warna-warna tinta yang membuat hatiku begitu indah dan sempurna, Kecantikan Paras dan Hatimu seperti kelauan berlian yang benderang di tengah kegelapan. Tak pernah kurasakan benar-benar tak pernah kurasakan hal sedemikian dalam hidupku seumur hidupku, dan akupun mulai berpikir dan yakin bahwa kaulah cinta sejatiku kaulah bidadari tanpa sayapku, semakin bertambah hari demi hari kita semakin menyatu bagaikan yin dan yan saling melengkapi satu sama lain.
Kelembutan, kasih sayankmu memperdayakan aku, apalagi suatu kejadian itu kau begitu sabar dan ikhlas menungguku yang membuatku semakin mabuk kepayang terhadapmu.
Ketika sang mawar yang elok kudapat agar kau mengerti itulah perasaan yang kurasakan terhadapmu dan ingin kuberikan terhadap sang pujaan hati, namun mawar itu seakan mulai menghitam dan kering dan ternyata kusadari bahwa dia sudah layu karena terlalu lama menunggu sang pemilik hati, suasana yang indahpun terasa begitu rancu, kitapun bertengkar hebat tanpa kusadari aku telah menyakitimu telah membuatmu bersedih, dan akupun tak tahu mengapa semua ini bisa terjadi, akupun tak tahu harus berbuat apa, seribu maap kuucapkan meski ku tak tahu aku salah apa, perlahan namun pasti kau bisa memaafkan diriku tapi itu tak tulus aku tahu akan hal itu,
Hari bertambah hari kurasakan kau pelan-pelan namun pasti, sedikit demi sedikit mulai kumerasakan menjauh dariku, bagaikan rumput yang dicabut dari permukaan tanah, dan pada suatu ketika dirimu lenyap dan menghilang bagaikan ditelan bumi, tidak menghilangkan jejak sedikitpun dan tak membekas kemana akan kepergianmu, mengapa ini terjadi kepadaku, hatiku hancur seketika, jiwa ragaku seakan musnah benar-benar sakit kurasakan, hidupku seakan selesai, dan ku tak tahu harus berbuat apa lagi, hanya rasa putus asa yang mendominasi jiwaku.
Dear : JPS 20 Sep 96 Ngantru
A Name A Story - 2016
Jumat, 10 Juni 2016
I Look I Doing : Part 1 - Si Kaya dan Si Miskin
I LOOK I DOING : Part 1 - Si Kaya dan Si Miskin
Ku berjalan mengitari jalan yang tak jelas entah kemana, pagi malam tak terasa, ku tetap jejaki jalanan yang penuh dengan rintangan, kadang terasa mudah dan kadang sebaliknya sangat terjal bahkan, tapi apa yang kurasakan ini sama dengan apa yang aku lihat, apa itu ? sebuah alur kehidupan yang tak pernah terhenti terus berjalan, kadang ku berada di keramaian kadang di tempat yang sunyi, ku bisa melihat sekelilingku, semua sibuk dengan aktifitasnya, ada yang bahagia, senang suka duka gembira marah tergesa-gesa sombong semua bisa aku lihat, kesenjangan antara orang kaya dan miskin di dunia ini sngguh terlihat dan nampak jelas, entah kenapa aku melihat dan bisa berpikir sedemikian padahal orang lain belum tentu memikirkannya, kehidupan ini sungguh kompleks dan bermacam-macam rupa kenapa hal ini bisa terjadi, kenapa tidak sama saja, inikah yang disebut dinamika kehidupan, sang pencipta sudah mengatur sedemikian rupa semua sudah tersetting tidak direncanakan dan tidak bisa untuk disusun oleh manusia.
Ku melihat di suatu tempat yang membuat hatiku tersentuh, hatii nurani ku menangis, ada dua kelompok yang pertama si kaya dan yang satunya si miskin atau bisa dikatakan kaum dhuafa, ketika azan berkumandang menandakan waktu berbuka puasa sudah tiba, si kelompok kaya tadi sudah siap di depannya hidangan yang mewah dan mahal sudah siap untuk disantap, mereka dengan lahap menyantapnya, sedangkan yang kelompok satunya tadi bingung mau berbuka memakai apa, mereka bersama anak-anaknya mengemis meminta-minta berharap belas kasihan orang-orang dan tiba waktunya mereka menghampiri kelompok kaya tadi mencoba mengemis tapi apa mereka benar-benar seperti sampah tidak dianggap dan terus melahap makanannya, dan tapi karena alloh maha pemurah dan pengasih alhamdulilah orang yang mempunyai suata restoran tadi memberi makan mereka langsung saja ceria dan segera untuk menyantapnya itupun di pinggir jalan di tengah trotoar, mereka langsung menyantapnya dan anak-anaknya berebutan padahal itu terasa sedikit dan kurang tetapi mereka merasa senang dan bahagia, dan di salah satu sisi si kelompok kaya tadi ada salah satu yang menyisakan makanannya tidak habis karena sudah kenyang, dan dia berhenti memakannya, dia melihat pengemis tadi tepat di depannya anak-anaknya melihat dia, diapun dihampiri dan berkata boleh minta air tehnya, kelompok tadi tidak menghiraukan dan kelihatan jijik, astagfirulloh sungguh ku tak tahu kenapa hal sedemikianbisa terjadi membuat hatiku menangis dan terenyuh alloh inikah kehidupan, kadang terasa pahit dan kadang manis, inilah kehidupan inilah kenyataan.
Jika suatu saat waktu sudah berhenti, semua tak akan berarti yang ada di dunia ini, apa lagi yang bisa kita banggakan, semua terasa hilang dan musnah, teman sejati hanyalah sepi dan sendiri. . .
.I Look I Doing
WELCOME TO THE MY FAMILY
Ku berjalan mengitari jalan yang tak jelas entah kemana, pagi malam tak terasa, ku tetap jejaki jalanan yang penuh dengan rintangan, kadang terasa mudah dan kadang sebaliknya sangat terjal bahkan, tapi apa yang kurasakan ini sama dengan apa yang aku lihat, apa itu ? sebuah alur kehidupan yang tak pernah terhenti terus berjalan, kadang ku berada di keramaian kadang di tempat yang sunyi, ku bisa melihat sekelilingku, semua sibuk dengan aktifitasnya, ada yang bahagia, senang suka duka gembira marah tergesa-gesa sombong semua bisa aku lihat, kesenjangan antara orang kaya dan miskin di dunia ini sngguh terlihat dan nampak jelas, entah kenapa aku melihat dan bisa berpikir sedemikian padahal orang lain belum tentu memikirkannya, kehidupan ini sungguh kompleks dan bermacam-macam rupa kenapa hal ini bisa terjadi, kenapa tidak sama saja, inikah yang disebut dinamika kehidupan, sang pencipta sudah mengatur sedemikian rupa semua sudah tersetting tidak direncanakan dan tidak bisa untuk disusun oleh manusia.
Ku melihat di suatu tempat yang membuat hatiku tersentuh, hatii nurani ku menangis, ada dua kelompok yang pertama si kaya dan yang satunya si miskin atau bisa dikatakan kaum dhuafa, ketika azan berkumandang menandakan waktu berbuka puasa sudah tiba, si kelompok kaya tadi sudah siap di depannya hidangan yang mewah dan mahal sudah siap untuk disantap, mereka dengan lahap menyantapnya, sedangkan yang kelompok satunya tadi bingung mau berbuka memakai apa, mereka bersama anak-anaknya mengemis meminta-minta berharap belas kasihan orang-orang dan tiba waktunya mereka menghampiri kelompok kaya tadi mencoba mengemis tapi apa mereka benar-benar seperti sampah tidak dianggap dan terus melahap makanannya, dan tapi karena alloh maha pemurah dan pengasih alhamdulilah orang yang mempunyai suata restoran tadi memberi makan mereka langsung saja ceria dan segera untuk menyantapnya itupun di pinggir jalan di tengah trotoar, mereka langsung menyantapnya dan anak-anaknya berebutan padahal itu terasa sedikit dan kurang tetapi mereka merasa senang dan bahagia, dan di salah satu sisi si kelompok kaya tadi ada salah satu yang menyisakan makanannya tidak habis karena sudah kenyang, dan dia berhenti memakannya, dia melihat pengemis tadi tepat di depannya anak-anaknya melihat dia, diapun dihampiri dan berkata boleh minta air tehnya, kelompok tadi tidak menghiraukan dan kelihatan jijik, astagfirulloh sungguh ku tak tahu kenapa hal sedemikianbisa terjadi membuat hatiku menangis dan terenyuh alloh inikah kehidupan, kadang terasa pahit dan kadang manis, inilah kehidupan inilah kenyataan.
Jika suatu saat waktu sudah berhenti, semua tak akan berarti yang ada di dunia ini, apa lagi yang bisa kita banggakan, semua terasa hilang dan musnah, teman sejati hanyalah sepi dan sendiri. . .
.I Look I Doing
WELCOME TO THE MY FAMILY
Langganan:
Postingan (Atom)

